Tampilkan postingan dengan label Sinopsis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sinopsis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Desember 2012

[Movie] Diary Of June


Masih berhubungan dengan insomnia yang saya alami, semalam sambil menantikan kunjungan kantuk, saya memutuskan nonton tivi. Nonton apa saja. Tapi ujung-ujungnya, semua tontonan saya malah film n' drama korea :D

Ada sebuah judul film yang berhasil menarik perhatian saya. Sebelumnya saya memang sudah pernah menonton film ini namun barulah pada kali kedua saya merasakan feeling terhadap film ini. Mungkin karena terpengaruh suasana hati yang lagi melankolis maksimal. Judulnya "Diary of June". Ini sebenarnya film lama tapi berhubung saya baru nonton ya teteup masuk itungan baru dong buat saya.

Okeh, let's cekidot laporan pandangan mata dari saya tentang "Diary of June".




Directed by  : Im Kyeong-soo

Produced by : Byun Moo-rim, Im Kyeong-soo

Written by    : Im Kyeong-soo

Starring         : Eric Moon as Kim Dong Wook, Shin Eun Kyung as Chu Ja Young, 

Yunjin Kim as Seo Yun Hee

Release date : Desember 1, 2005

Alternative title: Bystanders

Sinopsis
Film ini dimulai dengan dua kasus kematian anak sekolah yang kemudian diketahui saling berhubungan oleh dua orang detektif, Choo Ja-young (Shin Eun-kyung) dan juniornya Kim Dong-wook (Eric / Moon Jung-hyuck) dari kesamaan bukti berupa kapsul berisi kertas potongan diary. Penyelidikan pun dimulai dari sekolah korban dan mendapatkan petunjuk tentang penulis diary, Jin-mo yang ternyata telah meninggal beberapa bulan sebelumnya dalam kasus tabrak lari. Setelah diary ditemukan petunjuk-petunjuk pun semakin jelas untuk mengungkap korban-korban selanjutnya, selain itu pelecehan terhadap Jin-mo di sekolah pun terbuka dan membuka rahasia-rahasia lain dibalik kasus ini. Klik di sini untuk review keseluruhan :)


*Note :

Terlepas dari kekurangan Diary of June seperti alur cerita yang tidak fokus, terlalu banyak hal yang ingin ditonjolkan pada akhirnya membuat cerita film ini berjalan lambat, padahal genre-nya thriller loooh tapi kok ya nggak tegang-tegang amat. Saya malah lebih cenderung merasakan atmosfer psikologi di film ini hehe. Tapi saya sangat-sangat menyukai film ini. Menjelang akhir film, saya menangis. Saya seperti bisa merasakan duka yang dirasakan tokoh Jin-mo. Jin-mo, siswa SMA yang meninggal karena tabrak lari (laporan kepolisian, sebenarnya bunuh diri) sebelumnya mengalami pelecehan  bertubi-tubi dan secara terus menerus oleh teman-teman sekelasnya. Untuk ukuran anak-anak, saya menilai pelecehan yang dialami Jin-mo sangat brutal dan menyakitkan. Sosoknya yang lemah dan tidak mempunyai teman akrab semakin membuatnya terlihat empuk sebagai sasaran. Tidak ada yang mau mendengar ia bersuara. Pun di rumah, kondisi keuangan keluarganya kacau balau sejak ayahnya melarikan diri karena bisnisnya kandas. Hutang-hutang menumpuk membuat ibunya kerap marah-marah. Acapkali Jin-mo harus merasakan dua kali kesakitan, dilecehkan teman-temannya di sekolah dan dipukuli ibunya di rumah apabila ia pulang membawa bekas-bekas penganiayaan teman-teman. Di sini lah saya menangis. Saya membayangkan bila saya berada di posisi itu, duh... Betapa menyakitkannya ketika tidak ada seorang pun yang mau mendengar apa yang kita katakan. Suara kita hanya membentur ruang hampa. Itulah yang Jin-mo rasakan. Ia kemudian lebih memilih menuliskan kesedihannya di buku harian. Tujuannya bukan apa-apa, hanya sekadar agar beban duka yang memenuhi dadanya berkurang. 

Tetapi justru buku inilah yang mengawali seluruh tragedi pembunuhan teman-teman Jin-mo. Nama-nama yang ada di diary tersebut satu-persatu tewas mengenaskan oleh pembunuh yang ternyata adalah ibu Jin-Mo. Soo Yoon Hee (ibu Jin-mo) menyalahkan orang-orang yang melecehkan anaknya sebagai penyebab kematian anaknya.


Lengkap sekali kepedihan yang dialami Jin-Mo. Selama masa-masa getir pelecehan itu, ibu Jin-mo tahu kalau anakany tertindas tapi ia justru menyalahkan anaknya. Dalam sebuah adegan di mobil, beberapa menit sebelum Jin-mo memutuskan bunuh diri dengan berdiri di tengah jalan raya, ibunya berkata atau setengah memelas agar Jin-mo menghilang sejenak dari hidupnya, pergi ke suatu tempat di mana ibunya tidak perlu lagi menghadapi hal-hal yang membuatnya tertekan (Jin-Mo dan ayahnya). Jin-mo benar-benar mengabulkan permintaan ibunya dengan menghilang selama-lamanya.

Catatan terakhir di diary-nya, Jin-Mo menulis...

"Pengamat itu adalah ibuku..."

Itulah kalimat kunci yang menyelesaikan semuanya.







"Kenali sekitarmu... jangan menutup mata dan telingamu. Jika kau jeli, ada luka di setiap bola mata yang memandangmu...."






Jumat, 25 November 2011

Sinopsis The Musical Episode 1 (Link)

 Ah ya... saya balik lagi dari hiatus yang lumayan lama. Tanpa postingan. Padahal udah pernah janji mo bikin Sinopsis The Musical. Saya gak lupa kok. Tapi karena beberapa kendala yang menimpa saya di belakang, sinopsis The Musical akhirnya datang terlambat di blog ini *Plak! Banyakan prolognya...

Berhubung hasil donlotan saya ludes gak bersisa gara-gara Leptop abis diinstal, jadi untuk episode 1 saya hanya akan memposting link yang memuat sinopsis The Musical. Sebenarnya pengen posting recapan gambar yang udah saya buat dari kapan tau, tapi udah sejam upload gak kelar-kelar gara-gara inet lambreta. Mohon maaf bagi yang kebetulan singgah di sini untuk nyari sinopsis The Musical. Saya akan berusaha konsisten dengan janji saya sebelumnya. Kudu nge-DL ulang The Musical.

Spoiler untuk The Musical episode 1 bisa dibaca di sini dan ini link versi lengkapnya :



Hwaiting!!

Kamis, 15 September 2011

[sinopsis Film] Hello Brother

Director : Lim Tae-hyeong(임태형)

Cast : Park Ji-bin(박지빈)
Bae Jong-ok(배종옥)

Genre : Drama
Running Time : 95min
Opening Date : May 27, 2005

Film Hello Brother merupakan film yang mengambil tema keluarga dan kehidupan anak-anak di lingkungan. Film apik ini sanggup membuat mata kita gerimis bahkan banjir sekaligus melihat tingkah polah seorang anak laki-laki yang mencoba mencari jati diri dan menaklukan kenakalan di dalam dirinya melalui petualangan tak terlupakan sepanjang hidupnya. Film ini  mengisahkan tentang dua anak laki-laki bersaudara yaitu Jang Hanbyul (15 thn) dan adiknya yang bernama Jang Hani (12). Dua karakter ini berdasarkan karakter asli Sul Hee dan Chang Hee.

Jang Hani merupakan gambaran sosok bocah laki-laki nakal untuk ukuran anak-anak seusianya. Ia terkenal di kalangan teman-teman sekolahnya sebagai seorang anak yang patut dhindari jika tak ingin tertimpa masalah. Di kelas ia tak pernah akur dengan Jun Tae. Tepatnya, Jang Hani tak punya satupun teman akrab.
Suatu hari, saat Bu Guru sedang mengajar di depan kelas, Jang Hani tidak bisa berkonsentrasi karena perutnya mulas luar biasa. Ia duduk gelisah di bangkunya seraya mencari sela agar bisa meminta izin keluar pada Bu Guru. Dasar anak nakal, ia malah terlibat `acara` bermain kartu bergambar (aku gak tau namanya apa) bersama salah seorang anak laki-laki yang duduk berdampingan dengannya. Anak-anak lain bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Bu Guru. Saat tiba giliran Hani, ia mencoba meminta izin keluar ke kamar kecil yang disambut penolakan Bu Guru, Bu Guru justru menyuruh Hani melanjutkan jawaban teman-temannya.  Kesal, Hani dengan santainya memberikan jawaban `liar` sehingga membuat kelas mendadak sunyi. Beberapa anak menyeringai takut mendengar jawaban yang diberikan Hani. Beruntung bel istirahat berdentang sehingga Hani tak sempat kena hukuman.




Hani segera ngacir ke kamar kecil sambil memegang bokongnya. Kebelet :).
Hani menemui Jang Hanbyul, kakaknya yang sedang memimpin teman-temannya berolahraga  di ruang olahraga. Ternyata Hanbyul juga tidak bisa mengikuti pelajaran selanjutnya karena merasa tidak sehat.
Ketika pulang ke rumah, Hanbyul segera membantu Hani membersihkan diri (ternyata Hani e`e di celana saking gak tahannya ckckckck... nih anak).



Sementara Hani asyik bermain game, Hanbyul dengan tenang meminum obatnya. Menyetel alarm jam dan meminta adiknya agar membangunkannya ketika alarm berbunyi.
Dugaanku bener, Si Hani gak ngebangunin kakaknya. Ia malah mematikan alarm. Ngegemesin gak sih.
Hanbyul menggigil kesakitan dalam tidurnya. Keringat membasahi wajah dan badannya. Saat itulah Ibu mereka pulang sehabis bekerja. Melihat anak-anaknya pulang sebelum jam sekolah berakhir, Eomoni marah besar dan (sepertinya) sudah menjadi kebiasaan jika ada yang melakukan kesalahan maka ia akan diberi hukuman berupa pukulan di pantat. Eomoni menyalahkan Hanbyul karena ia tak bisa membimbing adiknya dan justru menurutkan keinginan adiknya untuk bolos.
Ketika hendak melayangkan pukulannya, Eomoni terkejut menyaksikan Hanbyul yang mendadak muntah dan terhempas lemas. Hani juga ikut kaget.



Dan dari situlah perjalanan panjang dimulai.

                                     


Rotasi kehidupan keluarga itu seketika tatkala dokter menunjukkan hasil pemeriksaan kesehatan Hanbyul. Ada semacam tumor di dalam kepalanya yang mengancam penglihatannya secara pelan-pelan. Ibu dan ayah Hanbyul-Hani kaget dan tentu saja bersedih. Duh, liat gimana ekspresi Eomoninya hanbyul-Hani waktu tau putera tertuanya terkena penyakit yang mematikan bikin aku ikutan nangis. Di sini jelas terlihat, walaupun dibandingkan ayah Hanbyul-Hani, Eomoninya lebih `galak` saat harus berurusan dengan kenakalan yang diciptakan anak-anaknya, jauh di dasar hatinya ia lebih dalam terluka dan tidak bisa leluasa menyembunyikan kesedihan bila ada sesuatu hal menimpa anak-anaknya. Aku juga jadi nyadar, betapapun ibu kita galaknya gak ketulungan dan doyan banget ngomel tapi kasih sayang ibu tak tertanding apapun di dunia ini.




Film ini berarti sesuatu banget. Pesan yang diusung berupa kasih sayang keluarga dan persahabatan di antara anak-anak mengajarkan kita banyak hal. Film ini masuk kategori high recomended bagi yang belum sempat nonton dan bagi yang udah nonton wajib mengajak orang lain menonton film ini! Utamanya untuk anak-anak!
Kita akan melihat bagaimana Hani pelan-pelan menemukan arti sebuah pertemanan & arti kebersamaan . Walalupun sempat cemburu dan kesepian karena orang tuanya lebih fokus pada perawatan Hanbyul, Hani tak lantas membenci kakaknya. Belum lagi kehadiran seorang anak laki-laki yang senasib dengan Hanbyul yaitu mengidap tumor/kanker dan selama tiga tahun mejalani perawatan di rumah sakit (ruang rehabilitasi penderita kanker) yang sedikit pula mencuri perhatian kakaknya ditambah pertikaiannya dengan Jun tae. Lalu bagaimana kemudian Jang Hani menyelesaikan semua urusan itu dengan caranya sendiri? Apakah Jang Hanbyul bisa melewati penyakitnya?





Betapa menyentuhnya film keluarga ini. Segera tonton ya....

Cr Foto : koreanmovie & Fila
Sinop : Me

[Sinopsis KDrama] The Musical

Title : The Musical (더 뮤지컬)  
Genre:  Drama, Musical
Director:  Kim Gyung Yong
Scriptwriter : Kim Hee Jae (Silmido, Public Enemy Returns)  
Cast : Goo Hye Sun, Daniel Choi, Ock Joo Hyun, Park Ki Woong, Ki Eun Sae, Park Gyung Lim  
Production Company : DVS  
Broadcast Station : SBS  
Broadcast Period: 2011-Sep-02 to 2011-Dec-16  
Broadcast Times : Fridays at 9:55pm  
Number of Episodes : 16  
Country in which to air:  Republic of Korea
tion

'The Musical' merupakan drama Korea pertama dengan setting dari sebuah musik. Goo Hye Sun akan memainkan karakter 'Go Eun Bi', yaitu seorang mahasiswa kedokteran yang bermimpi menjadi seorang aktor musik, dan Choi Daniel akan memerankan karakter 'Jae Hong Yi, komposer musik terbaik dari Broadway.




Seorang pejabat dari tim penulisan menyatakan, "Ini adalah drama pertama dengan pengaturan musik, dan aktor utama drama itu akan memamerkan kemampuan menyanyi dan menari berwarna-warni. Dengan dua tahun perencanaan dan pra-produksi dikombinasikan dengan cerita yang solid, kami berencana untuk  menyajikan dengan humor segar dan emosi kepada penonton".
 
'The Musical' akan berisi 16 episode dan telah disiarkan episode pertama itu pada 2 September melalui SBS

Main Cast :

Go Eun Bi (Go Hye Sun)
Go Eun Bi merupakan seorang mahasisa kedokteran di Universitas terkenal tapi ia bercita-cita menjadi seorang aktris musik. Karena kecintaannya pada musik, ia mengambil cuti dari sekolah kedokteran dan mencoba untuk terjun dalam dunia musik. Namun, karena beberapa kekurangan yang ia miliki seperti, pembatasan rendah-pitch, vokal, ia bahkan mendapatkan sebuah rekor karena gagal audisi 80 kali. Lalu ia mendengar tentang audisi untuk memilih aktor musik laki-laki dan tanpa pikir panjang ia mencoba untuk mengikuti audisi tersebut dengan berpakaian sebagai seorang pria (nekat.com).

Dalam berbagai usahanya agar eksis di dunia musik, Go Eun Bi bertemu
Hong Jae Yee (HJY) ( Daniel Choi). Dan dimulailah episode romantis nan kocak dari dua Couple ini.

Hong Jae Yee (HJY) ( Daniel Choi)
Karakternya digambarkan sebagai seseorangkomposer musik yang jenius dan juga sangat kaya. Dia memiliki semuanya dan mendapatkan apa yang dia inginkan. Tapi karena sesuatu yang terjadi di masa lalu Hong Jae Yee berubah menjadi seseorang yang dingin dan membenci musik Opera.


Yoo Jin (Park Ki Woong)
Seorang produser musik berkepala dingin, dan akan terlibat masalah romantis sebagai orang ketiga dari cinta segitiga dengan Go Eun dan Hong Jae.
Dia menjalin ubungan karakter
Seo Ra Kyung (Ki Eun Sae) . Dia tidak percaya pada apa pun kecuali uang logika dan profitabilitas. Hubungan dengan ayahnya bermasalah. Setelah bertemu Go Eun Bi, Yoo Jin mulai merubah hatinya.

Bae Gang Hee (Ock Joo Hyun)   
Seorang diva musik. Bae Gang Hee pernah menjalin hubungan dengan Hong Jae Yee.
Seo Ra Kyung (Ki Eun Sae)
 Seo Ra Kyung seorang wanita profesional yang berusaha keras melindungi hubungannya dengan Yoo Jin.

Additional Cast
Sa Bok Ja (Park Gyung Lim)  
Han Sang Won (Kim Hyun Sung)  
(Jung Young Sook)
Oh Jung Se as Goo Jak
Kim Yong Min (김용민) as Joon Hyuk
Kim In Seo as Sang Mi
Lee Do Kyung as Eun Bi’s father
Jung Young Sook as Yang Soon Yi
Kang Ji Hoo as Hyun Kwang Seo
Cha Kwang Soo as Yoo Jin Young
Ahn Yeo Jin as Sun Hee
Park Geun Hyung as President Yoo
Jo Won Hee (조원희)
Lee Ji Hyung (이지형) as Yoo Jae Joon
Kim Jin Ho (김진호) as President Seo
Choo So Young
Jung Tae (정태)



Source & Credit Via : Soompi & Lautan Indonesia
Trans : Me

Minggu, 11 September 2011

[Sinopsis KDrama] Oh My Lady!

Sinopsis 

Seorang ibu rumah tangga yang berani, Yoon Gae Hwa, memutuskan untuk bekerja sebagai pembantu dari seorang artis terkenal bernama Sung Min Woo untuk mendapatkan cukup uang. Dia memerlukan uang itu untuk mendapatkan hak asuh atas putrinya dari mantan suaminya. Suasana aneh terasa ketika kedua orang itu tinggal bersama.

Cast :
Chae Rim as Yoon Gae-hwa

Choi Si-won as Seong Min-woo

Lee Hyeon-woo as Yoo Si-joon

Park Han-byeol as Hong Yoo-ra
Sinopsis Oh My Lady! Episode 1 
Sinopsis Oh My Lady! Episode 2
Sinopsis Oh My Lady! Episode 3
Sinopsis Oh My Lady! Episode 4
Sinopsis Oh My Lady! Episode 5
Sinopsis Oh My Lady! Episode 6
Sinopsis Oh My Lady! episode 7
Sinopsis Oh My Lady! Episode 8
Sinopsis Oh My Lady! Episode 9
Sinopsis OH My Lady! Episode 10
Sinopsis Oh My Lady! Episode 11
Sinopsis Oh My Lady! Episode 12
Sinopsis Oh My lady! Episode 13
Sinopsis Oh My Lady! Episode 14
Sinopsis Oh My Lady! Episode 15
Sinopsis Oh My Lady! Episode 16 (Final)


Cr : @zoladiaries.blogspot, @KoreanChingu, @meylaniaryanti.wordpress